Dakwah Digital dan Literasi Media: Upaya Mencegah Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan
DOI:
https://doi.org/10.33096/z63tw422Kata Kunci:
digital da’wah,, media literacy, sexual violence, secondary education,, studentsAbstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas siswa-siswi SMA Negeri 23 Kota Makassar dalam mencegah kekerasan seksual melalui integrasi dakwah digital dan literasi media. Program ini dirancang untuk membekali siswa dengan pengetahuan mengenai bentuk dan dampak kekerasan seksual, risiko konten digital yang berbahaya, serta keterampilan kritis dan etis dalam menggunakan media sosial. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui workshop, penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan kampanye digital berbasis sekolah dalam kurun waktu yang telah dijadwalkan. Evaluasi menggunakan kombinasi pre-test dan post-test serta observasi kualitatif guna menilai perubahan pengetahuan, sikap, dan kesiapan siswa dalam mencegah serta melaporkan kekerasan seksual. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pemahaman siswa mengenai kekerasan seksual, kemampuan mengenali interaksi daring yang berisiko, dan kesadaran terhadap pentingnya mekanisme pelaporan di lingkungan sekolah. Siswa juga memperlihatkan perilaku yang lebih reflektif dan bertanggung jawab dalam berkomunikasi secara digital. Program ini menawarkan model integratif dakwah digital dan literasi media yang dapat diadaptasi untuk upaya pencegahan di lembaga pendidikan lainnya.
Referensi
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (n.d.). Data referensi pendidikan. Diakses pada 22 Desember 2025, dari https://referensi.data.kemendikdasmen.go.id/pendidikan Google Maps. (n.d.). Peta lokasi koordinat -3.8295348, 119.7310208.
Diakses pada 22 Desember 2025, dari https://www.google.com/maps
Syahroni, M., Hananto, I., & Anggraini, W. (2024). Peningkatan literasi digital untuk mencegah perundungan dan kekerasan seksual bagi siswa sekolah dasar. GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat .
Yulianti, Y., Maulia, S. T., Yusra, A., Sarman, F., & Alridho, M. (2024). Upaya
edukasi literasi digital melalui media online dalam pencegahan kekerasan seksual
pada anak. Community Development Journal .
Ikhsan, N., Iswadi, M. K., Riscal, D. A., & Julaikha, S. (2024). Pendidikan karakter melalui komunikasi dakwah dalam pencegahan eksploitasi seksual anak. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan .
Widyastuti, T. M. (2023). Pendidikan anak dan kekerasan seksual di media sosial: studi literatur bentuk kekerasan dan implikasinya. Tunas Cendekia
Fathurrahman, A., Sumardi, S., Yusuf, A. E., & Harijanto, S. (2019). Peningkatan Efektivtas
Pembelajaran Melalui Peningkatan Kompetensi Pedagogik Dan Teamwork. Jurnal Manajemen Pendidikan, 7(2), 843-850.
Sutiah. (2020). TEORI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN.
Widiya, A., Hartati, L., Puspitawati, L., Gantino, R., & Ilyas, M. (2021). Pelatihan kepada Masyarakat dalam Menjaga Makna Kearifan Lokal, Nilai Sejarah, dan Adat Khas Tradisional Masyarakat Melayu Peninggalan Kerajaan Sriwijaya. Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(4), 193-201.
Livingstone, S., & Third, A. (2017). Children and young people’s rights in the digital age. New Media & Society, 19(5), 657–670.
Lubis, A. Y. (2018). Literasi media dan perlindungan anak di era digital. Jurnal Komunikasi, 12(2), 145–160.
Nilan, P., Demartoto, A., Broom, A., & Germov, J. (2014). Indonesian youth, social media and new sexual cultures. Journal of Youth Studies, 17(4), 435–449.
Potter, W. J. (2019). Media literacy (9th ed.). SAGE Publications.
UNICEF. (2020). Online safety for children in the digital age.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 zulkifli wahab, Abd Rahim, Hijiriani Hijiriani (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



