Analisis wacana terhadap fenomena oversharing di media sosial
DOI:
https://doi.org/10.33096/5q9b3e28Kata Kunci:
Oversharing, Media Sosial, analisis wacana, Komunikasi digitalAbstrak
Fenomena oversharing di media sosial semakin berkembang seiring meningkatnya penggunaan platform digital sebagai ruang komunikasi dan ekspresi diri masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk wacana oversharing di media sosial, faktor-faktor yang memengaruhi perilaku oversharing, serta dampaknya terhadap pola komunikasi digital masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis wacana. Data penelitian diperoleh melalui observasi terhadap unggahan pengguna media sosial Instagram, TikTok, dan X yang mengandung unsur oversharing, kemudian dianalisis berdasarkan penggunaan bahasa, konteks komunikasi, dan makna sosial yang muncul dalam interaksi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk oversharing yang paling dominan berupa curahan emosi pribadi, konflik hubungan percintaan, masalah keluarga, dan pengungkapan kondisi kesehatan mental. Faktor utama yang memengaruhi perilaku meliputi kebutuhan validasi sosial, budaya eksistensi digital, rendahnya literasi privasi, serta pengaruh algoritma media sosial. Selain itu, penggunaan bahasa emosional dan personal dalam unggahan media sosial menunjukkan adanya upaya pengguna dalam membangun identitas digital dan memperoleh perhatian dari audiens virtual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa oversharing merupakan fenomena komunikasi digital yang dipengaruhi perkembangan budaya media sosial modern dan berdampak terhadap privasi, kesehatan mental, serta pola interaksi masyarakat digital.
Unduhan
Referensi
Adibrata1, N. M., Abdullah2, M. N. A., & Mujayapura., M. R. R. (2025). Maraknya fenomena pengungkapan diri yang berlebihan atau oversharing di media sosial: perspektif sosiologi. Jurnal Sosiologi, Antropologi, Dan Budaya Nusantara, 4(2), 242–250. https://doi.org/10.55123/sabana.v4i2.5173
Akhtar, H. (2020). Perilaku Oversharing di Media Sosial : Ancaman atau Peluang ? Oversharing Behavior in Social Media : A Threat or Opportunity ? Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikolog, 25, 257–270. https://doi.org/10.20885/psikologika.vol25.iss2.art7
Alaika Amaly Khaira, Gisella Aisyah, Hocky Nis Kharisma Dewi, Rahma Aniq Aulia, & April Laksana. (2024). Pengaruh Media Digital dalam Penggunaan Media Sosial Terhadap Pola Komunikasi Interpersonal pada Remaja. TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial Dan Humani..., 2(4 SE-Articles), 357–366. https://doi.org/10.47861/tuturan.v2i4.1376
Ananta, K. D., Ambodo, T., & Tohawi, A. (2024). Pengaruh Media Sosial terhadap Peningkatan Kejahatan Siber di Indonesia. Islamic Law: Jurnal Siyasah, 9(2 SEArticles). https://doi.org/10.53429/iljs.v9i2.858
Andi Sahtiani Jahrir. (2025). Language, Identity, and Quarter-Life Crisis: A Systemic Functional Linguistics Perspective on Indonesian Emerging Adults in Educational Contexts: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1 SE-Articles), 6970–6981. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2917
Anggoro, L. S. (2025). Media Sosial dan Identitas Diri : Dampaknya terhadap Kesehatan Mental Remaja di Era Digital. Jurnal Psikologi Insight, 9(1), 1–10. Camilla, N., & Wardhana, K. E. (2024). Risiko Oversharing dan Dampaknya terhadap Privasi Pengguna di Media Sosial. NOVARA: Nusantara Innovation and Educational Technology, 1(2 SE-Articles), 189–200. https://doi.org/10.64093/novara.v1i2.477
Chaniago, S. N. (2025). Kesehatan Mental Generasi Z dalam Era Digital: Studi Psikologis tentang Kecemasan Sosial dan Ketergantungan Media Sosial. Nizamiyah: Jurnal Sains, Sosial Dan Multidisiplin, 1(1 SE-Articles), 14–27.
https://doi.org/10.64691/nizamiyah.v1i1.35
Cole, D. A., Nick, E. A., & Pulliam, K. A. (2020). Are Massively Multiplayer Online Role-Playing Games healthy or not and why? Preliminary support for a Compensatory Social Interaction model. Computers in Human Behavior, 102, 57–66. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.chb.2019.08.012
Dewi Bunga, Cokorde Istri Dian Laksmi Dewi, & Kadek Ary Purnama Dewi. (2022). Literasi Digital Untuk Menanggulangi Perilaku Oversharing di Media Sosial. Sevanam: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1 SE-Articles), 1–12. https://doi.org/10.25078/sevanam.v1i1.9
Dini Wulan Dary1, Sepriadi Saputra2, M. A. S. (2025). Fenomena Oversharing dalamKomunikasi Gen Z di Media Sosial. Jurnal Pendidikan Teknologi InformasiDan Komunikasi, 5, 1322–1328.
Doddie Arya Kusuma, Musfi Yendra, Riswanto Bakhtiar, M. Takdir, Emi Handrina, & Wahyudi. (2024). Pengaruh Media Sosial Terhadap Pola Komunikasi Pemerintah Dan Masyarakat Dalam Era Digital. Ekasakti Jurnal Penelitian Dan Pengabdian, 5(1SE-Articles), 23–32. https://doi.org/10.31933/ejpp.v5i1.1206
Efinda, E. & A. T. (2025). Motif Oversharing sebagai Bentuk Self-disclosure pada Second Account Instagram di Kalangan Generasi Z. Urnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikas, 5, 1236–1242.
Ginting1, S. R. R., Suparman2, & Mulyono3. (2025). EduTIK: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Volume 5 Nomor 3, Juni 2025. Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 5(3), 485–495.
Gulo, A. (2023). Revitalisasi Budaya Di Era Digital Dan Eksplorasi Dampak Media Sosial Terhadap Dinamika Sosial-Budaya Di Tengah Masyarakat. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan (JURDIKBUD), 3(3), 172–184.
Hakim, A. S., Mustaqim, P. J., & Karom, A. N. (2025). The Role of Digital Education in Protecting User Privacy and Preventing Social Impact. Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, 4(2), 162–174.
Iswaratama, A. (2024). Peran Komunitas Virtual Dalam Mendorong Interaksi Sosial Di Era Digital. Journal of History and Social Sciences, 3(1), 51–61.
Jahrir, A. S., Tahir, M., Jahrir, A. S., Garim, I., & Bungatang, B. (2025). Pelatihan Analisis Wacana Kritis dalam Menghadapi Pro Kontra Politik bagi Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia. Jurnal Abdimas Indonesia, 5(4 SE-Articles), 3240–3253. https://doi.org/10.34697/jai.v5i4.2724
Kartika, N., & Tobing, L. (2021). Pengaruh media sosial berbasis web 4.0 terhadap manajemen privasi komunikasi. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Seni, 5(1), 92–103.
Lisa, H., & Irma, A. (2025). Penggunaan Akun Second Instagram Sebagai Media Ekspresi Diri Remaja Di Era Digital. Arini: Jurnal Ilmiah Dan Karya Inovasi Guru, 2(1 SE-Articles), 1–15. https://doi.org/10.71153/arini.v2i1.277
Mahardhika, I., Adi, S., Indah, I., & Baids, F. (2024). Dampak FOMO pada Kecemasan Mahasiswa Pengguna Media Sosial. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(22 SE-Full Articles). https://doi.org/10.5281/zenodo.14286534
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Naurah, S., Arif, S., Wibowo, A., Studi, P., Komunikasi, I., Dahlan, U. A., Selatan, J. R., Banguntapan, K., Bantul, K., Istimewa, D., Sari, C. M., Fenomenologi, A. A. A., & Sebagai, K. M. (2025). Jurnal Komunikasi Nusantara Analisis Fenomenologi Komunitas Marah-Marah Sebagai Media Emotional Expression di Media Sosial X. Jurnal Komunikasi Nusantara, 7(1), 100–110.
Pramesti, C. S. L., & Dewi, D. K. (2022). PENGARUH ANONIMITAS TERHADAP SELF DISCLOSURE PADA GENERASI Z DI TWITTER. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 9(5 SE-Articles), 51–64. https://doi.org/10.26740/cjpp.v9i5.47347
Purnami, K. M. S., Lasmawan, I. W., & Parmiti, D. P. (2026). Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) dan Upaya Pemulihan Kesehatan Mental Siswa SMK di Kabupaten Buleleng Melalui Pendekatan Konseling Mindfulness: Sebuah Studi Fenomenologis. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 5(3 SE-Articles), 2369–2382. https://doi.org/10.55681/sentri.v5i3.5465
Rahmadhany, A., Safitri, A. A., & Irwansyah, I. (2021). Fenomena Penyebaran Hoax dan Hate Speech pada Media Sosial. Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis, 3(1 SE-Articles). https://doi.org/10.47233/jteksis.v3i1.182
Revalina, A., & Syafiuddin, M. (2025). PERUBAHAN NORMA ETIKA DALAM HUBUNGAN SOSIAL DI PLATFORM. Jurnal Komunikasi, 3(2), 223–231.
Simbolon, D. M. & E. H. (2025). The Aestheticization of Sadness in Digital Content: A Humanities Analysis of Emotional Expression in the Digital Culture Era. Journal of Social Humanities and Education, 1(2 SE-Articles), 193–201. https://doi.org/10.65310/zzwbrw75
Sri, D., Silalahi, E., Lestary, E. W., & Rajali, M. U. (2025). PRIVACY MANAGEMENT AND THE CULTURE OF OVERSHARING ON SOCIAL MEDIA : A PHENOMENOLOGICAL STUDY OF GRADUATE. Ournal of Communication and Social Science, 2(1), 83–96.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suhendra, S., & Selly Pratiwi, F. (2024). Peran Komunikasi Digital dalam Pembentukan Opini Publik: Studi Kasus Media Sosial. Iapa Proceedings Conference; 2024: Resiliensi Indonesia Dalam Pusaran Disrupsi Global.
https://doi.org/10.30589/proceedings.2024.1059
TURNIP, E. Y., & SIAHAAN, C. (2021). ETIKA BERKOMUNIKASI DALAM ERA MEDIA DIGITAL . JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA, 3(04 SE-Articles). https://jurnalintelektiva.sthf.ac.id/index.php/jurnal/article/view/659
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 andini

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.