Polisemi Dalam Q.S An-Najm Dan Q.S Al-Lahab Ayat 1-3 (Kajian Semantik)
DOI:
https://doi.org/10.33096/r1dx9214Kata Kunci:
Polisemi, Relasi Makna, SemantikAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena polisemi dalam Q.S An-Najm ayat 1–3 dan Q.S Al-Lahab ayat 1–3 melalui kajian semantik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik kontekstual. Sumber data penelitian berupa ayat-ayat Al-Qur’an yang mengandung lafaz polisemik, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan dokumentasi. Data dianalisis dengan mengidentifikasi lafaz yang memiliki variasi makna, kemudian menafsirkan makna tersebut berdasarkan konteks penggunaannya dalam ayat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat fenomena polisemi pada kata هوى dalam Q.S An-Najm ayat 1–3. Pada ayat pertama, kata هوى bermakna “terbenam” atau “jatuh”, sedangkan pada ayat ketiga bermakna “hawa nafsu” atau kecenderungan jiwa manusia. Kedua makna tersebut masih memiliki hubungan semantik berupa kecenderungan atau arah menuju sesuatu. Selain itu, ditemukan pula fenomena polisemi pada kata لهب dalam Q.S Al-Lahab ayat 1–3. Pada ayat pertama, kata لهب digunakan sebagai bagian dari nama Abu Lahab, sedangkan pada ayat ketiga bermakna “nyala api yang berkobar”. Kedua makna tersebut masih memiliki keterkaitan semantik karena sama-sama berhubungan dengan unsur api atau nyala. Penelitian ini menunjukkan bahwa fenomena polisemi dalam Al-Qur’an memperlihatkan kekayaan makna, keindahan stilistika, serta pentingnya konteks dalam memahami dan menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an.
Referensi
Chaer, Abdul. 1995. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Chaer, Abdul. 2007. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.
Cruse, D. A. 2000. Meaning in Language: An Introduction to Semantics and Pragmatics. Oxford: Oxford University Press.
Hidayatullah, M. Syarif. 2006. Teori dan Permasalahan Penerjemahan Arab-Indonesia. Jakarta: Prodi Tarjamah.
Idris, Mardjoko. 2007. Ilmu Balaghah: Kajian Khusus Uslub Jinas dan Iqtibas. Yogyakarta: Teras.
Kementerian Agama Republik Indonesia. 2014. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta: CV Pustaka Jaya Ilmu.
Kholison, Moh. 2017. Pengantar Linguistik Arab. Malang: Lisan Arabi.
Lyons, John. 1995. Linguistic Semantics: An Introduction. Cambridge: Cambridge University Press.
Parera, J. D. 2004. Teori Semantik. Jakarta: Erlangga.
Pateda, Mansoer. 2000. Semantik Leksikal. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Saeed, John I. 2009. Semantics. Oxford: Wiley-Blackwell.
Taufiqurrahman. 2008. Leksikologi Bahasa Arab. Malang: UIN-Malang Press.
Ullmann, Stephen. 1972. Semantics: An Introduction to the Science of Meaning. Oxford: Basil Blackwell.
Verhaar, J. W. M. 2010. Asas-Asas Linguistik Umum. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dyah Adila Perdana

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


