STRATEGI REPOSITIONING CAFÉ BACK SPACE DALAM MENINGKATKAN MINAT KONSUMEN DI BINANGA KARAENG KEC.LEMBANG KAB.PINRANG
DOI:
https://doi.org/10.33096/xd3kxz65Kata Kunci:
Bauran Pemasaran, Café Back Space, Minat Konsumen, Repositioning , Strategi PemasaranAbstrak
Perkembangan usaha café yang semakin pesat menimbulkan persaingan yang ketat sehingga pelaku usaha dituntut untuk melakukan inovasi guna mempertahankan daya saing dan menarik minat konsumen. Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah Repositioning, yaitu upaya memperbaharui citra dan posisi usaha agar sesuai dengan kebutuhan serta preferensi pasar yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi repositioning yang diterapkan Café Back Space di Kabupaten Pinrang serta penerapannya melalui unsur-unsur bauran pemasaran. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pemilik usaha, karyawan, dan konsumen sebagai informan penelitian. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa repositioning dilakukan melalui perubahan nama usaha dari Back Cafe menjadi Back Space sebagai identitas yang lebih modern, disertai penataan ruang, peningkatan fasilitas, penambahan variasi menu, penyelenggaraan live music, serta pemanfaatan media sosial sebagai media promosi. Implementasi strategi tersebut melalui unsur bauran pemasaran 4P (Product, Price, Place, Promotion) memberikan dampak positif terhadap minat konsumen untuk berkunjung. Penelitian ini menunjukkan bahwa repositioning mampu meningkatkan daya saing usaha, memperkuat citra café, serta menciptakan pengalaman yang lebih menarik bagi konsumen.
Referensi
Buku Aaker, D. A. (1996). Building Strong Brands. New York: Free Press.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Ries, A., & Trout, J. (2001). Positioning: The Battle for Your Mind. New York: McGrawHill.
Schmitt, B. H. (1999). Experiential Marketing: How to Get Customers to Sense, Feel, Think, Act and Relate to Your Company and Brands. New York: Free Press.
Schultz, D. E., Tannenbaum, S. I., & Lauterborn, R. F. (1993). Integrated Marketing Communications. Lincolnwood, IL: NTC Business Books.
Azzahra, N., & Shabrina, A. (2023). Strategi repositioning melalui media sosial Instagram dalam meningkatkan efektivitas promosi rumah makan. Jurnal Komunikasi dan Bisnis.
Kamalia, A., Alyssa, N., & Saleh, M. (2024). Strategi repositioning PT Astra Honda Motor dalam membangun citra kendaraan ramah lingkungan. Jurnal Ilmu Komunikasi Indonesia.
Nursyamsi, R., & Kurniawati, D. (2023). Pemanfaatan Instagram sebagai media promosi coffee shop dan pengaruhnya terhadap ketertarikan konsumen. Jurnal Komunikasi Digital.
Putri, A. (2023). Strategi komunikasi pemasaran café dalam meningkatkan minat konsumen. Jurnal Komunikasi Kontemporer.
Rahmawati, S. (2020). Pengaruh kualitas layanan terhadap loyalitas pelanggan pada industri kuliner. Jurnal Manajemen dan Bisnis.
Safitri, H., Hadawiah, & Amir. (2025). Strategi komunikasi pemasaran dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap produk. Jurnal Komunikasi dan Media.
Wulandari, D. (2022). Pengaruh komunikasi pemasaran terhadap minat konsumen dan peningkatan penjualan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nur Shapira, Abd. Maji, Muhammad Ilham

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
